Kamis, 31 Mei 2012

Aisyah ra teladan Wanita masa kini>>>>

Siapa yang tak kenal dengan Aisyah binti Abu bakar ash-Shiddiq, seseorang yang kaya akan ilmu, namanya begitu mendunia. Beliau adalah orang yang patut diteladani oleh muslimah-muslimah masa kini, betapa tidak, beliau selain seorang yang sangat taat kepada Tuhannya, beliau juga seorang yang  cerdas dalam bidang ilmu pengetahuan, bisa diartikan seimbang antara dunia dan akhiratnya.
Aisyah merupakan  sosok ahli fiqih yang selalu taat kepada Tuhannya. Dalam periwayatan hadist, ia adalah tokoh yang sulit dicari bandingannya. Ia lebih memahami hadist dibanding istri-istri Nabi yang lain.
Ad-Dzahabi berkomentar dalam kitab as-Sair, jilid II halaman 240, “saya tidak pernah melihat pada umat Muhammad saw., bahkan secara keseluruhan, ada seorang wanita yang lebih alim dari Aisyah. Dia adalah istri Rasulullah SAW di dunia dan akhirat. Apakah ini bukan hal yang membanggakan?” subhanallah…….
Aisyah adalah salah seorang mujtahid yang dikenal dalam sejarah islam. Sosok wanita dengan pemahaman tajam akan ajaran-ajaran fundamental agama (Ushuluddin) dan ilmu-ilmu Al-Qur’an. Dalam beberapa kasus, Aisyah mengoreksi pemahaman para sahabat dan menjadi rujukan dalam memahami praktik Rasulullah.
 Atha’ ibnu Abi Rabah berkata, “Aisyah adalah sosok wanita yang paling mengerti masalah agama dan paling brilian pendapatnya dibandingkan orang lain”.
“Seandainya semua ilmu manusia dan ilmu istri-istri Nabi digabungkan, niscaya ilmu Aisyah lebih luas daripada ilmu mereka”, komentar Az-Zuhri
Az-Zuhri melanjutkan, “Andai kata ilmu Aisyah digabungkan dengan ilmu seluruh wanita, niscaya ilmu Aisyah lebih utama daripada ilmu mereka,”, Allahu Akbar>>!!!
Ad-Dzahabi berkata, “Musnad Aisyah mencapai 2210 hadist. Bukhari dan Muslim sepakat atas riwayat Aisyah dalam 140 hadist. Secara individu, Bukhari meriwayatkan 54 hadist Aisyah, dan Muslim sejumlah 69 hadist.
Urwah ibnu Zubair juga berkata, “Aku tidak melihat seorang pun yang lebih pandai tentang ilmu fiqih, kedokteran, dan syair melebihi Aisyah”
Abu Umar ibnu Abdul Barr menyebutkan, “Aisyah adalah satu-satunya wanita pada masanya yang menguasai tiga disiplin ilmu, yaitu fiqih, kedokteran, dan sastra.”
 Begitu mulianya engkau ibunda…semoga kami bisa meneladanimu, menjadikan engkau inspirator dalam hari2 kami untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu2-Nya.  Aamiin ya rabb………

Selasa, 22 Mei 2012

Istimewanya Madu

Dalam Alqur’an surat An-Nahl disebutkan bahwa , “Dari perut lebah keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia”. Madu juga disebut memiliki khasiat sebagai obat dalam kitab Ayurveda yang antara lain untuk mengatasi sakit paru-paru. Sementara Aristoteles (350 SM) dalam buku Historia Animalium menuliskan bahwa madu putih berkhasiat untuk mengobati sakit mata dan Celcius, seorang dokter Romawi selalu memberikan madu kepda pasiennya yang menderita diare karena efek antibakteri dan kandungan nutrisinya mudah dicerna.
Madu adalah cairan manis berasal dari nectar tumbuhan yang diproduksi oleh lebah madu. Nektar adalah senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjar necteriffier dalam bunga. Bentuknya cairan, rasanya manis alami dengan aroma yang lembut. Nektar mengandung air (50-90%), glukosa, fruktosa, sukrosa, protein, asam amino, karoten, vitamin, dan minyak, serta mineral esensial.
Proses terbentuknya madu dimulai dari mula-mula lebah menghisap nectar, kemudian lebah pandu (pekerja) akan melakukan fermentasi nectar dalam perutnya dengan mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa oleh enzyme invertase yang dikeluarkan kelenjar tenggorokan lebah. Proses selanjutnya, lebah pekerja akan menyalurkan nectar ke  lebah rumah lewat belalainya untuk kemudian melanjutkan proses fermentasi dengan menelan dan mengeluarkan cairan nectar tersebut berulang-ulang, sehingga terjadi proses ekstraksi air dan pembersihan nectar dari racun dan mikroba serta penambahan asam amino, lipid dan elemen lain. Lebah selanjutnya akan menyimpan nectar yang sudah diproses menjadi madu dalam sel-sel sarang. Madu akan mengalami ekstraksi air.  Pembentukan monosakarida, dan pengeyaan campuran aromatic. Setelah 3-7 hari, lebah menutup sel tersebut debfab malam-sejenis lilin- untuk mematanglan madu tersebut hingga siap panen.

Efek terapi Madu
Bagaimana madu berefek terapi??Kandungan nilai gizi dan variasi komposisi kandungan zatnyalah yang membuat madu berefek terapi. Salah satu yang penting adalah kandungan zat antibiotiknya untuk melawan serangan berbagai kuman pathogen penyebab penyakit.
Para ahli menduga, zat antibakteri pada madu muncul karena adanya efek osmotic yang berasal dari tingginya kandungan gula madu, sekitar 84% disbanding kadar airnya yang hanya sekitar 15 %. “ sedikitnya kandungan air dalam madu yang berinteraksi dengan kadar gula dalam madu itulah yang membuat bakteri tidak dapat hidup.Karena tidak ada bakteri yang mampu hidup pada medium berkadar air kurang dari 17%, kata Dr. Adji.
Ciri khas madu lainnya adalah sifatnya yang asam dengan pH antara 3,2-4,5 sehingga cukup untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang biasanya berkembang biak pada pH 7,2-7,4. Madu juga dapat meningkatkan pembelahan sel limfosit, yang berperan dalam pembentukan sel darah putih dalam tubuh, sehingga berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh.
Namun demikian Aristoteles menyatakan, madu dari area dan musim tertentu dapat mengobati penyakit tertentu pula. Ini artinya, efek antibakteri madu berbeda-beda tergantung sumber nektarnya. Sementara ,Nasional Honey Board 2005, melaporkan bahwa madu yang berwarna gelap seperti madu manuka dan varitas madu buckwheat, terbukti memiliki kadar antioksidan lebih tinggi disbanding madu berwarna terang seperti madu akasia atau clover.
Beberapa hal yang membuat efek antibakteri madu ini berbeda-beda adalah kandungan hydrogen peroksida, dan non peroksida, serta vitamin C, ion logam, enzim katalase, dan ketahanan madu terhadap suhu serta sensivitas enzimnya terhadap cahaya.

Madu efektif untuk sakit maag
Menurut Dr Adji Suranto, madu dapat mengobati sakit maag, karena madu memang telah terbukti membantu saraf sensorik dinding lambung merangsang pelepasan zat molekul hasil uraian protein (yaitu peptide) untuk meningkatkan aliran darah ke selaput lender lambung guna melindungi lambung dari kerusakan.
Manfaat madu tidak hanya untuk sakit maag saja. Pada zaman Romawi, para atlit diwajibkan mengkonsumsi madu sebelum bertanding. Ini bisa dimaklumi karena madu adalah sumber karbohidrat siap pakai yang alami, setara dengan 17 gram karbohidrat untuk setiap satu sendok makannya.
Madu sebagai sumber energy dan nutrisi juga telah dibuktikan dengan jumlah energy yang dikandungnya, yaitu 3.500 kilokalori/kg madu. Selain itu, madu juga mudah dicerna, sehingga mereka yang mengalami kekurangan enzim pencernaan (amylase), akan mendapat keuntungan saat mengkonsumsi madu asli karena madu busa langsung diserap dan digunakan untuk aktivitas sel guna menghasilkan energy.
Manfaat lain madu adalah membantu penggantian cairan tubuh yang hilang akibat diare. Terapi diare adalah dengan mengganti cairan yang hilang dengan pemberian cairan gula garam atau oralit. Gula akan meningkatkan penyerapan garam.  Penggantian gula dengan madu ternyata jauh lebih menguntungkan karena madu mengandung fruktosa yang meningkatkan serapan air dan menurunkan serapan garam natrium sehingga mencgah kelebihan natrium dalam tubuh.
Adapun manfaat madu untuk mengobati sakit paru-paru justru sudah dikenal sejak lama. Ayurveda mengajarkan penggunaan madu untuk penderita paru-paru, terutama yang disertai dengan kondisi tubuh kurang gizi. Dr. Adji menjelaskan manfaat madu dalam pengobatan tuberculosis adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien. Penderita tuberculosis yang mengkonsumsi madu akan meningkat berat badannya, batuknya berkurang, dan kadar hemoglobinnya meningkat.
Sementara Ibnu Sina (890-1037M) yang dikenal sebagai bapak kedokteran dan telah banyak melakukan penelitian tentang madu menyebutkan bahwa madu dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Madu juga dapat menurunkan suhu badan serta mengatur sekresi, sehingga dapat menghilangkan penyakir demam.
Untuk ganguan flu, madu ditambah air jeruk hangat atau susu dengan perbandingan 1 jeruk atau segelas susu hangat per 100 gram madu, dapat meberikan efek menenangkan dan menyegarkan pernapasan. Sementara untuk mengusir batuk, perasan jeruk lemon yang dibakar dengan tambahan madu adalah resep obat batuk alami yang sudah dikenal sejak lama. Bila batuk cukup parah, minum satu sendok pada siang hari, satu sendok setelah makan malam, dan satu sendok sebelum tidur. d\dosis dapat dikurangi jika keluhan batuk reda.
Nah itulah beberapa khasiat  dan keistimewaan dari madu.  Dialah Allah, Dzat yang menguasai alam semesta ini, Dia menciptakan segala sesuatu ini pasti ada manfaatnya, termasuk madu yang memiliki khasiat begitu luar biasa,,,

Sumber: Nirmala, Hidup sehat alami edisi Mei 2010