Siapa yang tak kenal dengan Aisyah binti Abu bakar ash-Shiddiq, seseorang
yang kaya akan ilmu, namanya begitu mendunia. Beliau adalah orang yang patut
diteladani oleh muslimah-muslimah masa kini, betapa tidak, beliau selain
seorang yang sangat taat kepada Tuhannya, beliau juga seorang yang cerdas dalam bidang ilmu pengetahuan, bisa
diartikan seimbang antara dunia dan akhiratnya.
Aisyah merupakan
sosok ahli fiqih yang selalu taat kepada
Tuhannya. Dalam periwayatan hadist, ia adalah tokoh yang sulit dicari
bandingannya. Ia lebih memahami hadist dibanding istri-istri Nabi yang lain.
Ad-Dzahabi
berkomentar dalam kitab as-Sair, jilid II halaman 240, “saya tidak pernah
melihat pada umat Muhammad saw., bahkan secara keseluruhan, ada seorang wanita
yang lebih alim dari Aisyah. Dia adalah istri Rasulullah SAW di dunia dan
akhirat. Apakah ini bukan hal yang membanggakan?” subhanallah…….
Aisyah
adalah salah seorang mujtahid yang dikenal dalam sejarah islam. Sosok wanita
dengan pemahaman tajam akan ajaran-ajaran fundamental agama (Ushuluddin) dan
ilmu-ilmu Al-Qur’an. Dalam beberapa kasus, Aisyah mengoreksi pemahaman para
sahabat dan menjadi rujukan dalam memahami praktik Rasulullah.
Atha’ ibnu Abi Rabah berkata, “Aisyah adalah
sosok wanita yang paling mengerti masalah agama dan paling brilian pendapatnya
dibandingkan orang lain”.
“Seandainya
semua ilmu manusia dan ilmu istri-istri Nabi digabungkan, niscaya ilmu Aisyah
lebih luas daripada ilmu mereka”, komentar Az-Zuhri
Az-Zuhri
melanjutkan, “Andai kata ilmu Aisyah digabungkan dengan ilmu seluruh wanita,
niscaya ilmu Aisyah lebih utama daripada ilmu mereka,”, Allahu Akbar>>!!!
Ad-Dzahabi
berkata, “Musnad Aisyah mencapai 2210 hadist.
Bukhari dan Muslim sepakat atas riwayat Aisyah dalam 140 hadist. Secara
individu, Bukhari meriwayatkan 54 hadist Aisyah, dan Muslim sejumlah 69 hadist.
Urwah ibnu
Zubair juga berkata, “Aku tidak melihat seorang pun yang lebih pandai tentang
ilmu fiqih, kedokteran, dan syair melebihi Aisyah”
Abu Umar
ibnu Abdul Barr menyebutkan, “Aisyah adalah satu-satunya wanita pada masanya
yang menguasai tiga disiplin ilmu, yaitu fiqih, kedokteran, dan sastra.”
Begitu mulianya engkau ibunda…semoga kami bisa
meneladanimu, menjadikan engkau inspirator dalam hari2 kami untuk terus
bersemangat dalam menuntut ilmu2-Nya. Aamiin
ya rabb………

Tidak ada komentar:
Posting Komentar