Selasa, 15 September 2015

Melihat sisi lain pengertian dari “Masalah” dan “Anugerah”

Bismillahirrohmanirrohim...

(Murni ditulis ulang dari buku “Sungguh, Allah sangat merindukan kita” karya Abdush Shobur dan Haifa Zahra Anggawie, penerbit  Quanta)
Hidup memang penuh dengan masalah. Mulai dari yang ringan hingga yang sangat berat hingga membuat hati dan pikiran tak karuan, Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Sepertinya setiap hari dihantui dengan masalah-masalah. Mengingat masalah-masalah yang datang bertubi-tubi dalam hidup, sepertinya kepala ini mau pecah, tak tahu harus lari kemana untuk menghindari masalah-masalah itu. Serasa hati jenuh, terus menerus menemui masalah yang tak kunjung ada habisnya.Sering kali kita mengharap kepada saudara, teman, tetangga, atau siapa pun untuk membantu meringankan masalah yang kita hadapi. Namun, sering kali juga kita dikecewakan oleh mereka, ternyata mereka pun juga memiliki masalah sendiri.
Dari semua usaha-usaha yang kita lakukan untuk menyelesaikan masala-masalah tersebut, sejenak mari kita merenungkan. Tenangkan hati dan pikiran, regangkan otot-otot yang selama ini tegang, lepaskan semua beban-beban yang ada, mari kita bertafakur dan bertadabur. Apa sebenarnya yang sudah kita lakukan??Kenapa masalah-masalah ini tidak kunjung terselesaikan??Apakah sebenarnya arti dari masalah itu??
Bisa jadi masalah-masalah yang kita jumpai adalah dampak dari perbuatan dosa-dosa yang kita lakukan selama ini. Bagaimanapun kita berusaha untuk keluar dari permasalahan, namun jika kita tetap melakukan perbuatan dosa, maka usaha kita menjadi percuma saja.
Jika sebuah lantai basah ketika musim hujan karena atapnya bocor, mau berapa kali kita mengelap dan berusaha mengeringkan lantai, akan menjadi percuma ketika atapnya kita biarkan tetap bocor, kalau kata ILK (Indonesia Lawak Klub), itu sama saja “mengatasi masalah tanpa solusi”.
Lebih parahnya lagi, ketika kita ditimpa berbagai macam masalah, justru pertama kali yang didatangi untuk diminta pertolongan adalah manusia yang sama-sama punya masalah. Apalagi sampai datang ke dukun untuk minta pengasihan agar jodohnya segera datang, agar enteng rejeki, dan sebagainya. Bukannya mengurangi dosa malah menambah dosa, Na’udzubillaah.
Mari sejenak kita berpikir dan mencari tahu, apa yang sebenarnya menjadi definisi masalah itu. Apakah kesulitan-kesulitan yang kita hadapi, masalah-masalah yang kita hadapi adalah masalah yang sebanarnya??atau sesungguhnya masalah-masalah yang Allah SWT berikan adalah peringatan agar kita kembali ke jalan yang diridhai-Nya. Jika dengan kemiskinan kemudian kita kembali rajin sholat lima waktu, dengan memiliki utang kita semakin dekat dengan Allah, dengan penyakit yang kita rasakan kita menjadi rajin sholat malam, dengan tidak kunjungnya buah hati menjadi kita rajin sedekah, dan seterusnya, bukanlah itu justru adalah anugerah???
Di sisi lain, jika kekayaan yang kita miliki membuat kita lupa kepada Allah, kesempurnaan di dalam rumah tangga dengan memiliki istri yang cantik dan anak-anak yang lucu membuat kita lupa untuk beribadah, jabatan tinggi yang kita duduki membuat kita sombong, kesehatan dan kemudahan-kemudahan lainnya kita gunakan untuk bermaksiat. Jika itu terjadi, maka apakah kenikmatan-kenikmatan yang kita miliki adalah sebuah anugerah, atau sesungguhnya justru itu adalah masalah??
Poinnya adalah bukan kaya atau miskinnya, senang atau susahnya, dan seterusnya, tetapi segala sesuatu yang membuat kita lupa kepada Allah, menjauhkan kita dari ibadah, dan mendekatkan kita kepada kemaksiatan, maka itulah masalah yang sesungguhnya. Sebaliknya, anugerah tidak dilihat kaya atau miskinnya, kesenangan atau kesedihan, dan sifat dunia lainnya, tetapi segala sesuatu yang menjadikan kita semakin dekat kepada Allah, semakin rindu kepada Allah, semakin cinta kepada Allah, dan semakin rajin dalam bertaqwa kepada Allah.
Bukanlah hidup adalah ujian bagi orang-orang yang beriman?Sedih dan senang, kesulitan dan kemudahan, tangis dan tawa, miskin dan kaya, pejabat dan masyarakat biasa, dan seterusnya adalah ujian dari Allah SWT..,yang diberikan kepada kita. Jika kita mampu menghadapinya dengan sabar dan tetap bertaqwa kepada Allah SWT., dalam kondisi apa pun, maka itu adalah sebuah kemenangan yang sejati.
Sering kali kita lebih senang di uji dengan kekayaan yang melimpah, kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan, dan sifat duniawi lainnya. Namun, semua itu belum tentu baik untuk kita. Sebaliknya, kita tidak suka dengan cobaan berupa kemiskinan, kesusahan, penyakit, dan sebagainya. Namun, belum tentu itu juga buruk untuk kita, dan apa-apa yang buruk untuk kita.
Apa-apa yang menurut kita baik, belum tentu menurut Allah baik. Tetapi sebaliknya, apa-apa yang menurut kita buruk, belum tentu menurut Allah buruk. Maka, mari kita senantiasa berprasangka baik terhadap apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Sesungguhnya Allah SWT., sesuai dengan prasangka makhluk-Nya.
Jika kita berprasangka buruk kepada Allah SWT., sesungguhnya yang buruk adalah kita sendiri, dan itu adalah dosa besar. Namun, jika kita berprasangka baik kepada Allah SWT., maka Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap permasalahan yang kita hadapi. Allah SWT akan memberikan rahmat dan kebahagiaan yang sesungguhnya kepada kita.Aamiin ya rabbal ‘alamiin
Dengan mengetahui definisi masalah dan anugerah yang sebenarnya, maka  kita akan semakin bijaksana dalam menghadapi hidup ini. Dan tentu seharusnya ini dijadikan sebagai bahan perenungan, apakah kita saat ini hakikatnya sedang ditimpa masalah atau anugerah??Mudah-mudahan apapun yang telah diberikan Allah SWT kepada kita membuat hidup kita semakin berkah, dan semakin dekat dengan-Nya Tuhan Yang Maha Indah.
Jika Allah SWT telah memberikan kekayaan dan kecukupan di dunia ini, mudah-mudahan kenikmatan membuat kita bersyukur kepada Allah. Dan jika Allah SWT memberikan kemiskinan dan kekurangan di dalam hidup kita, mudah-mudahan Allah SWT menjadikan kita orang yang senantiasa bersabar dan bertaqwa kepada Allah. Namun, tentu saja kita menginginkan anugerah, kebahagiaan, kekayaan, keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. Mudah-mudahan kita semua menjadi hamba yang senantiasa bersyukur dan bersabar. Aamiin.
-Semoga bermanfaat-
Nogosari, 21 Agustus 2015

Sabtu, 23 Mei 2015

Cinta Yang Sesungguhnya....

Cinta memang sangat penting untuk kita hidupkan dalam kehidupan kita sehari-hari, karena tanpa cinta aktivitas kita tentulah akan hambar. Kata cinta memang unik, ada yang ngakunya cinta pada seseorang tapi yang ada hanyalah membuat seseorang itu justru sengsara, bahkan hingga berakhir dengan hilangnya nyawa karena cemburu buta. Na'udzubillahi min dzalik.... padahal cinta seharusnya bisa memberikan kebahagian dan kenyamanan untuk orang-orang yang dicintainya.
Nah, bagaimana Cinta yang sesungguhnya itu??
Jawabannya: Cinta yang benar dan hakiki adalah hanyalah Cinta Karena Allah
Cinta karena Allah ialah cinta yang tak pernah mengandung unsur duniawi atau harapan dengan persoalan duniawi. Cinta dengan niat hanya mencari keridhoan Allah. Dalam menjalin pertemanan, persaudaraan, dan pasangan hidup, dimana kerap kali hawa nafsu membujuk manusia mencari rido selain Allah.
Cinta lahir alami melalui kejernihan dan ketulusan hati. Cinta terikat dengan kekuatan dan kehangatan ukhuwah. Ikatan persaudaraan yang lebih kuat dan tinggi daripada ikatan silaturahmi dan ikatan darah. Karena Allah, mereka saling mencintai dan saling berkasih sayang. Dalam hadist Qudsi, dari Abu Hurairoh r.a bahwa Rosulullah SAW. Bersabda; “ Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat, manakah orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku?Aku akan menaungi mereka dalam naunganku pada hari ini. Hari yang tidak ada naungan selain naungan-Ku (H.R Muslim)
Dr Aidh Al-Qorni M.A menjelaskan bahwa orang yang saling mencintai karena Allah telah memaksa jiwanya untuk melawan hawa nafsu sehingga kecintaan dan kasih sayang mereka hanya tunduk pada ridha Allah tanpa memikirkan tujuan duniawi. Dan, ini merupakan perkara yang sangat mulia.
Imam an-Nawawi menerangkan ,” mereka adalah orang-orang yang saling mencintai dengan tujuan agar bisa lebih menaati Allah. Agar bisa saling mengingatkan untuk melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjahui larangan-larangan-Nya, dan bukan karena tujuan duniawi (meraih harta, kedudukan, wanita, dan sebagainya)
Hubungan yang terjalin karena Allah akan senantiasa membawa kebaikan. Cinta kepada seseorang karena mengharap rida Allah selalu membawa keberkahan. Jangan pernah mencintai manusia karena nafsu dan kepentingan duniawi. Sebab, hal itu akan membawamu menjahui Allah. Jadikan cinta itu mendatangkan keberkahan dunia dan akhirat.
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda:
“Ada seorang laki-laki yang ingin menjenguk saudaranya di desa lain. Lalu, Allah mengutus malaikat untuk mengikuti jalannya. Setelah malaikat itu bertemu dengannya, ia bertanya, Kamu hendak kemana?. Laki-laki itu menjawab, saya hendak menjenguk saudara saya sesama muslim yang tinggal di desa. Malaikat itu bertanya lagi,  Apakah kamu ingin mendapatkan sesuatu darinya? Ia menjawab: Tidak, saya hanya mencintainya karena Allah. Malaikat itu berkata, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, dan sesungguhnya Allah telah mencintaimu sebagaimana saudaramu itu (HR Muslim)
Ikatan persaudaraan tali rahim atau tali darah adalah perkara mulia. Namun, persaudaraan yang diikat akidah dan iman sebenarnya lebih agung dari semua itu.
Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan nabi, dan bukan pula syuhada, ujar Rasulullah, “namun, bahkan para nabi dan syuhada cemburu kepada mereka di hari kiamat kelak. Sebab kedudukan yang diberikan oleh Allah kepada mereka.
Ya Rasulullah, kata para sahabat, beritahukan kepada kami siapa mereka?
Beliau menjawab: Mereka itu adalah segolongan manusia yang saling mencintai karena rahmat Allah. Bukan oleh sebab kekerabatan dan darah. Bukan pula karena didasarkan pemberian harta. Demi Allah, wajah mereka pada hari itu bersinar cemerlang dan mereka berada di atas cahaya.Mereka tiada khawatir ketika manusia lain ketakutan. Dan mereka tidak bersedih, ketika manusia lain berduka (HR Abu Daud)

Ya Allah...Jika aku jatuh cinta
Cintakanlah aku pada seorang yang melabuhkan cintanya kepada-MU
agar bertambah kekuaatanku untuk mencintai-Mu

Ya Allah..Jika aku jatuh cinta
Jagalah cintaku padanya 
agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah..Jika aku jatuh cinta dan rindu
Rindukanlah aku pada seorang yang merindu untuk syahid di jalan-Mu

aamiin ya rabbal 'alamiin...
 

Selasa, 23 September 2014

What is the DNA (Deoxyribonucleic acid)?



DNA merupakan pembawa keturunan (heredity materials) pada manusia dan hampir semua organisme. DNA atau dikenal dengan asam deoksiribonukleat terletak di inti sel. Peran DNA sebagai materi genetik adalah DNA menyimpan cetak biru (blue print) segala aktivitas sel, ini berlaku tidak hanya pada manusia, tetapi juga pada hewan, bakteri, dan organisme yang lain kecuali virus karena virus tidak termasuk organisme.
Pada umumnya DNA terletak pada inti sel yang disebut nuclear DNA dan sebagian kecil terdapat di mitokondria dan disebut mitochondrial DNA. Informasi di dalam DNA disimpan dalam simbol kode yang dibentuk dari empat rangka kimia, yaitu adenine (dengan symbol A), guanine (dengan symbol G), Cytocine (dengan symbol C), dan thyamine (dengan symbol T). DNA manusia terdiri dari 3 milyar rangka dan lebih dari 99%-nya adalah sama pada setiap orang. Susunan rangka-rangka inilah yang membedakan informasi dalam pembentukan dan pemeliharaan organisme. Sama seperti kita menyusun huruf-huruf dan alphabet menjadi kata atau kalimat. Rangka-rangka DNA berpasangan yaitu A dengan T dan C dengan G. Masing-masing rangka terkait dengan sebuah molekul gula dan sebuah molekul fosfat. Satu buah rangka, gula, dan fosfat disebut nucleotide. Nukleotida-nukleotida tersebut terangkai dalam dua jalinan/untaian (strand) panjang, terpilin membentuk spiral; yang disebut double helix atau helix ganda yang bentuknya mirip tangga dengan pasangan rangka membentuk anak tangga dan gugus gula serta gugus fosfat membentuk penyangganya yang vertikal.
Salah satu yang penting dari DNA adalah replikasi atau pelipatgandaan, yaitu memperbanyak diri. Setiap jalinan DNA dalam double helix dapat membuat pola duplikasi dari rangka-rangka. Ini merupakan proses penting karena setiap sel baru harus mempunyai replikasi DNA yang sama dengan sel lama.
Kini DNA sangat penting dalam ilmu forensik, karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang melalui DNA yang terdapat dalam darah, kulit, liur, rambut, maupun sperma orang tersebut. Penggunaan DNA merupakan salah satu teknik paling terpercaya saat ini untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan.
Menurut penelitian Genetika selama lebih dari 40 tahun, Murakami menemukan bahwa "tombol" Gen bisa kita atur, Meng-On-kan gen positif dan meng-Off-kan gen negatif untuk meraih sukses. ada istilah "You are what you think". temuan mutakhir di bidang genetika ini menunjukkan bahwa:
- Positive thinking akan mengbangkitkan gen-gen yang bermanfaata
- Selalu peka dan terinspirasi akan membuat awet muda dan panjang umur
- Informasi baru dapat mengubah hidup
- Niat baik akan memberi efek positif tarhadap gen

Sumber;
Buku Nirmala (Srikandi waluyo) dan buku "The Divine Message of the DNA by Kazuo Murakami, Ph.D

Sabtu, 20 April 2013

Imam Kecil, siapakah dia??

Dia adalah seorang  sahabat kecil. Umurnya 7 tahun (kira-kira kelas 2 SD), akan tetapi ia mempunyai keistimewaan, yaitu cinta terhadap ilmu. Dia sangat giat menghafal Al-Qur'an. Nah, bagaimana dia menghafal Al-Qur'an?
Dia menunggu orang-orang yang oulang dari majelis Rasulullah SAW di jalan, bertanya dan mendengar Al-Qur'an, bahkan dengan metode ini, dia banyak menghafalnya. Ketika terjadi penaklukan kota Makkah mereka berbondong-bondong mendatangi Rasulullah SAW yang segera menyuruh mereka untuk mengangkat pemimpin di antara mereka dengan kriteria orang yang paling banyak menghafal Al-Qur'an. Maka beliau SAW bersabda: "Ajukanlah orang yang paling banyak hafalan Al-Qur'annya". Maka mereka mencari-carinya dan mendapatkan bahwa anak tersebut adalah yang paling banyak hafalannya. Selanjutnya mereka mengajukannya kepada Nabi dan akhirnya dia menjadi imam bagi kaum laki-laki, wanita, dan anak-anak.

Dia adalah Amru bin salamah

Betapa senangnya jika ada anak seperti beliau,,,adakah yang seperti itu???
dimulai dari diri sendiri dahulu,,,belajar terusss!!!!!!!!!!!!!!

Jumat, 01 Juni 2012

Tidak Ada yang Sia-sia Kawan...


“Sesungguhnya di dalam penciptaan langit dan bumi dan di ddalam pergantian siang dan malam hari terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi (orang yang disebut) ulil albab. Yaitu orang-orang yang selalu ingat kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring dan ia selalu berpikir tentang penciptaan langit dan bumi. Kemudian dia mengatakan: Ya tuhanku tidak ada yang sia-sia segala yang Engkau ciptakan ini. Maha suci Engkau , maka hindarkanlah kami dari siksa api neraka”. (Q. S. Ali imran:190-191)

Dari pernyataan diatas, tersirat suatu pengakuan yang mendalam bahwa memang tak ada yang sia2 apa yang Allah ciptakan. “Kapankah seseorang bisa memiliki kesimpulan bahwa segala sesuatu yang dia pelajari itu tidak sia-sia???” Jawabannya hanya satu, yaitu ketika dia sudah sangat memahami tentang apa yang dia pelajari. Jika sudah paham, barulah dia bisa mengatakan bahwa ternyata segala yang diciptakan oleh Allah semuanya ada manfaatnya. Betapa mendalam kalimat ini…….

Orang yang belum paham / mengerti tentang apa yang dia pelajari, maka ia tidak akan bisa mengatakan bahwa sesuatu itu bermanfaat. Jadi jelas bahwa ayat2 Al-Qur’an dan segala sesuatunya ini membutuhkan waktu yang panjang, bahwa seumur hidup kita untuk dipelajari hingga bisa menyatakan bahwa segala sesuatu itu bermanfaat alias tidak sia-sia,

Di ayat di atas, sang Pemikir digambarkan selalu gelisah untuk bisa bertemu dengan Allah. Karena itu  ia selalu berpikir tentang tanda-tanda kebesaran-Nya sepanjang hidupnya. Baik, sedang berdiri, duduk, bahkan tidur-tiduran. Ketika ia sedang senang maupun sedang susah dan pada segala aktivitas kehidupannya.

Sama seperti kisah Nabi Ibrahim as. Setelah berpuluh-puluh tahun kemudian, akhirnya nabi Ibrahim mendapatkan satu kesimpulan bahwa Allah memang Maha Pencipta Yang Maha Pintar dan Maha Bijaksana. Tak ada satu benda pun yang tidak bermanfaatn di alam semesta ini. Barangkali, kalau aktifitas berpikirnya itu di bukukan, itu akan menjadi sebuah informasi ilmu pengetahuan yang hebat dan dahsyat. Kenapa demikian?? Ya, karena kesimpulannya mengatakan bahwa ia sangat faham dengan fakta yang terserak di alam semesta ini, dan bisa berkata: Tidak sia-sia segala yang ada….

Begitulah Allah memancing kita untuk mempelajari alam semesta ciptaan-Nya. Hasil akhirnya bukannya sekadar kita puas dengan ilmu yang kita peroleh, melainkan kita mendapatkan satu kesimpulan esensial, yaitu lebih mengenal Dzat, Sang Penguasa Alam Semesta.

Seringkali kita masih menganggap bahwa segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita adalah sia-sia atau setidak-tidaknya adalah biasa2 saja. Tidak ada gunanya.Dan tidak memberikan tanda-tanda bagi eksistensi serta keterlibatan Allah.

Pernahkah kita berpikir tentang lebah?? Darimana ia memperoleh insting untuk ‘memproduksi’ madu dan ternyata bisa menjadi obat itu??Berapa nilai ekonomi dan kesehatan  yang telah dihasilkan oleh serangga yang hidup bergerombol bersama ratu lebah itu??

Bahkan bukan hanya makhluk berupa binatang atau tumbuhan saja yang menarik untuk dipikirkan, tetapi semua kejadian2 yang melingkupi kehidupan kita pun Insya Allah tidaklah sia-sia. Semuanya mengandung pelajaran dan hikmah untuk kita ambil sebagai pelajaran dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.
Ada kisah yang mungkin bisa menambah keyakinan kita untuk lebih yakin bahwa Allahlah yang menghendaki semuanya terjadi. Alkisah, pada suatu hari ada si fulan yang biasanya setiap pagi, dia selalu berangkat ke toko tempat dia berjualan jam 07.00. Pada hari itu, entah apa yang menyebabkan dia enggan berangkat pada jam seperti biasanya. Dia sudah keluar rumah untuk berangkat tetapi ditundanya dan kembali masuk rumah. Sejam kemudian dia baru menyeberang jalan menuju ke tokonya, dia tertabrak mobil dan kemudian meninggal dunia..

Sepintas kita akan mengatakan bahwa hal itu adalah biasa saja. Akan tetapi, kalau kita cermati, kita lantas bisa bertanya-tanya:kenapa dia menunda kebiasaanya pergi pukul tujuh pagi sehingga bertepatan dengan mobil yang melintas di jalan itu dan kemudian menabraknya. Siapakah yang mebuat semua itu terjadi secara tepat waktu??Padahal kalau kejadiaanya itu berbeda I menit saja, barangkali kecelakaan itu tidak terjadi.
Dari contoh di atas, rasanya memang tidak ada yang kebetulan. Semuanya berlangsung dalam skenario yang sangat teliti dan ada hikmahnya, tidak ada yang sia-sia. Pemahaman yang komprehensif  terhadap segala sesuatu justru akan membawa kita kepada kesimpulan yang terfokus pada Kekuasaan Allah, Sang Maha Perkasa.

##ditulis kembali dari buku karangan Agus Mustofa berjudul “ Pusaran Energi Ka’bah”, semoga bermanfaat untuk lebih memahami hakikat kehidupan ini…Aamiin.

Kamis, 31 Mei 2012

Aisyah ra teladan Wanita masa kini>>>>

Siapa yang tak kenal dengan Aisyah binti Abu bakar ash-Shiddiq, seseorang yang kaya akan ilmu, namanya begitu mendunia. Beliau adalah orang yang patut diteladani oleh muslimah-muslimah masa kini, betapa tidak, beliau selain seorang yang sangat taat kepada Tuhannya, beliau juga seorang yang  cerdas dalam bidang ilmu pengetahuan, bisa diartikan seimbang antara dunia dan akhiratnya.
Aisyah merupakan  sosok ahli fiqih yang selalu taat kepada Tuhannya. Dalam periwayatan hadist, ia adalah tokoh yang sulit dicari bandingannya. Ia lebih memahami hadist dibanding istri-istri Nabi yang lain.
Ad-Dzahabi berkomentar dalam kitab as-Sair, jilid II halaman 240, “saya tidak pernah melihat pada umat Muhammad saw., bahkan secara keseluruhan, ada seorang wanita yang lebih alim dari Aisyah. Dia adalah istri Rasulullah SAW di dunia dan akhirat. Apakah ini bukan hal yang membanggakan?” subhanallah…….
Aisyah adalah salah seorang mujtahid yang dikenal dalam sejarah islam. Sosok wanita dengan pemahaman tajam akan ajaran-ajaran fundamental agama (Ushuluddin) dan ilmu-ilmu Al-Qur’an. Dalam beberapa kasus, Aisyah mengoreksi pemahaman para sahabat dan menjadi rujukan dalam memahami praktik Rasulullah.
 Atha’ ibnu Abi Rabah berkata, “Aisyah adalah sosok wanita yang paling mengerti masalah agama dan paling brilian pendapatnya dibandingkan orang lain”.
“Seandainya semua ilmu manusia dan ilmu istri-istri Nabi digabungkan, niscaya ilmu Aisyah lebih luas daripada ilmu mereka”, komentar Az-Zuhri
Az-Zuhri melanjutkan, “Andai kata ilmu Aisyah digabungkan dengan ilmu seluruh wanita, niscaya ilmu Aisyah lebih utama daripada ilmu mereka,”, Allahu Akbar>>!!!
Ad-Dzahabi berkata, “Musnad Aisyah mencapai 2210 hadist. Bukhari dan Muslim sepakat atas riwayat Aisyah dalam 140 hadist. Secara individu, Bukhari meriwayatkan 54 hadist Aisyah, dan Muslim sejumlah 69 hadist.
Urwah ibnu Zubair juga berkata, “Aku tidak melihat seorang pun yang lebih pandai tentang ilmu fiqih, kedokteran, dan syair melebihi Aisyah”
Abu Umar ibnu Abdul Barr menyebutkan, “Aisyah adalah satu-satunya wanita pada masanya yang menguasai tiga disiplin ilmu, yaitu fiqih, kedokteran, dan sastra.”
 Begitu mulianya engkau ibunda…semoga kami bisa meneladanimu, menjadikan engkau inspirator dalam hari2 kami untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu2-Nya.  Aamiin ya rabb………

Selasa, 22 Mei 2012

Istimewanya Madu

Dalam Alqur’an surat An-Nahl disebutkan bahwa , “Dari perut lebah keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia”. Madu juga disebut memiliki khasiat sebagai obat dalam kitab Ayurveda yang antara lain untuk mengatasi sakit paru-paru. Sementara Aristoteles (350 SM) dalam buku Historia Animalium menuliskan bahwa madu putih berkhasiat untuk mengobati sakit mata dan Celcius, seorang dokter Romawi selalu memberikan madu kepda pasiennya yang menderita diare karena efek antibakteri dan kandungan nutrisinya mudah dicerna.
Madu adalah cairan manis berasal dari nectar tumbuhan yang diproduksi oleh lebah madu. Nektar adalah senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjar necteriffier dalam bunga. Bentuknya cairan, rasanya manis alami dengan aroma yang lembut. Nektar mengandung air (50-90%), glukosa, fruktosa, sukrosa, protein, asam amino, karoten, vitamin, dan minyak, serta mineral esensial.
Proses terbentuknya madu dimulai dari mula-mula lebah menghisap nectar, kemudian lebah pandu (pekerja) akan melakukan fermentasi nectar dalam perutnya dengan mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa oleh enzyme invertase yang dikeluarkan kelenjar tenggorokan lebah. Proses selanjutnya, lebah pekerja akan menyalurkan nectar ke  lebah rumah lewat belalainya untuk kemudian melanjutkan proses fermentasi dengan menelan dan mengeluarkan cairan nectar tersebut berulang-ulang, sehingga terjadi proses ekstraksi air dan pembersihan nectar dari racun dan mikroba serta penambahan asam amino, lipid dan elemen lain. Lebah selanjutnya akan menyimpan nectar yang sudah diproses menjadi madu dalam sel-sel sarang. Madu akan mengalami ekstraksi air.  Pembentukan monosakarida, dan pengeyaan campuran aromatic. Setelah 3-7 hari, lebah menutup sel tersebut debfab malam-sejenis lilin- untuk mematanglan madu tersebut hingga siap panen.

Efek terapi Madu
Bagaimana madu berefek terapi??Kandungan nilai gizi dan variasi komposisi kandungan zatnyalah yang membuat madu berefek terapi. Salah satu yang penting adalah kandungan zat antibiotiknya untuk melawan serangan berbagai kuman pathogen penyebab penyakit.
Para ahli menduga, zat antibakteri pada madu muncul karena adanya efek osmotic yang berasal dari tingginya kandungan gula madu, sekitar 84% disbanding kadar airnya yang hanya sekitar 15 %. “ sedikitnya kandungan air dalam madu yang berinteraksi dengan kadar gula dalam madu itulah yang membuat bakteri tidak dapat hidup.Karena tidak ada bakteri yang mampu hidup pada medium berkadar air kurang dari 17%, kata Dr. Adji.
Ciri khas madu lainnya adalah sifatnya yang asam dengan pH antara 3,2-4,5 sehingga cukup untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang biasanya berkembang biak pada pH 7,2-7,4. Madu juga dapat meningkatkan pembelahan sel limfosit, yang berperan dalam pembentukan sel darah putih dalam tubuh, sehingga berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh.
Namun demikian Aristoteles menyatakan, madu dari area dan musim tertentu dapat mengobati penyakit tertentu pula. Ini artinya, efek antibakteri madu berbeda-beda tergantung sumber nektarnya. Sementara ,Nasional Honey Board 2005, melaporkan bahwa madu yang berwarna gelap seperti madu manuka dan varitas madu buckwheat, terbukti memiliki kadar antioksidan lebih tinggi disbanding madu berwarna terang seperti madu akasia atau clover.
Beberapa hal yang membuat efek antibakteri madu ini berbeda-beda adalah kandungan hydrogen peroksida, dan non peroksida, serta vitamin C, ion logam, enzim katalase, dan ketahanan madu terhadap suhu serta sensivitas enzimnya terhadap cahaya.

Madu efektif untuk sakit maag
Menurut Dr Adji Suranto, madu dapat mengobati sakit maag, karena madu memang telah terbukti membantu saraf sensorik dinding lambung merangsang pelepasan zat molekul hasil uraian protein (yaitu peptide) untuk meningkatkan aliran darah ke selaput lender lambung guna melindungi lambung dari kerusakan.
Manfaat madu tidak hanya untuk sakit maag saja. Pada zaman Romawi, para atlit diwajibkan mengkonsumsi madu sebelum bertanding. Ini bisa dimaklumi karena madu adalah sumber karbohidrat siap pakai yang alami, setara dengan 17 gram karbohidrat untuk setiap satu sendok makannya.
Madu sebagai sumber energy dan nutrisi juga telah dibuktikan dengan jumlah energy yang dikandungnya, yaitu 3.500 kilokalori/kg madu. Selain itu, madu juga mudah dicerna, sehingga mereka yang mengalami kekurangan enzim pencernaan (amylase), akan mendapat keuntungan saat mengkonsumsi madu asli karena madu busa langsung diserap dan digunakan untuk aktivitas sel guna menghasilkan energy.
Manfaat lain madu adalah membantu penggantian cairan tubuh yang hilang akibat diare. Terapi diare adalah dengan mengganti cairan yang hilang dengan pemberian cairan gula garam atau oralit. Gula akan meningkatkan penyerapan garam.  Penggantian gula dengan madu ternyata jauh lebih menguntungkan karena madu mengandung fruktosa yang meningkatkan serapan air dan menurunkan serapan garam natrium sehingga mencgah kelebihan natrium dalam tubuh.
Adapun manfaat madu untuk mengobati sakit paru-paru justru sudah dikenal sejak lama. Ayurveda mengajarkan penggunaan madu untuk penderita paru-paru, terutama yang disertai dengan kondisi tubuh kurang gizi. Dr. Adji menjelaskan manfaat madu dalam pengobatan tuberculosis adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien. Penderita tuberculosis yang mengkonsumsi madu akan meningkat berat badannya, batuknya berkurang, dan kadar hemoglobinnya meningkat.
Sementara Ibnu Sina (890-1037M) yang dikenal sebagai bapak kedokteran dan telah banyak melakukan penelitian tentang madu menyebutkan bahwa madu dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Madu juga dapat menurunkan suhu badan serta mengatur sekresi, sehingga dapat menghilangkan penyakir demam.
Untuk ganguan flu, madu ditambah air jeruk hangat atau susu dengan perbandingan 1 jeruk atau segelas susu hangat per 100 gram madu, dapat meberikan efek menenangkan dan menyegarkan pernapasan. Sementara untuk mengusir batuk, perasan jeruk lemon yang dibakar dengan tambahan madu adalah resep obat batuk alami yang sudah dikenal sejak lama. Bila batuk cukup parah, minum satu sendok pada siang hari, satu sendok setelah makan malam, dan satu sendok sebelum tidur. d\dosis dapat dikurangi jika keluhan batuk reda.
Nah itulah beberapa khasiat  dan keistimewaan dari madu.  Dialah Allah, Dzat yang menguasai alam semesta ini, Dia menciptakan segala sesuatu ini pasti ada manfaatnya, termasuk madu yang memiliki khasiat begitu luar biasa,,,

Sumber: Nirmala, Hidup sehat alami edisi Mei 2010